Home | Looking for something? Sign In | New here? Sign Up | Log out

Kamis, 06 Mei 2010

‘’Wildan itu Sudah Dibantu Kok Salahkan Saya’’

Kamis, 06 Mei 2010
‘’Wildan itu Sudah Dibantu Kok Salahkan Saya’’

PALU – Kasus PD Sulteng yang menyeret Dirut PD Sulteng Wildan Abdul Malik terus mendapat perhatian dari Gubernur Paliudju. Ini karena Wildan katanya mencoba menyeret Gubernur Paliudju dalam kasus tersebut. Gubernur saat memberikan keterangan pers seusai salat Jumat di kompleks kantor gubernur (20/3) kemarin, mengatakan, Wildan itu sudah dibantu dengan diberi jabatan Dirut malah menyalahkan orang lain. ‘’Ini ada apa, orang ini sudah ditolong jadi pejabat kok masih menyalahkan orang saya,’’ujar Paliudju ketus. Menurut Paliudju ia sangat tersinggung karena Wildan mengatakan telah menyerahkan dana Rp143 juta kepada dirinya. Memang katanya, ada setoran dari PD Sulteng pada 2007, sebesar Rp100 juta lebih. Tetapi dana tersebut disetor ke kas daerah bukan ke kantong gubernur.
Dikatakannya, penyalahgunaan keuangan eboni di PD Sulteng yang kini sedang ditangani Kejaksaan Tinggi Sulteng, adalah manuver Wildan sendiri dan tidak terkait dengan PD Sulteng secara institusional. Pasalnya, ia menggunakan lembaga di luar PD Sulteng untuk memungut dana pihak ketiga, dengan cara memanfaatkan lembaga PD Sulteng itu sendiri. Malah katanya Wildan juga menggunakan dana dari hasil keuntungan percetakan untuk eboni.
Terkait dengan adanya kemungkinan tersangka lain, Paliudju mengaku tergantung dari hasil pengembangan Kejaksaan. Untuk saat ini katanya pihaknya sudah memplot Direktur PD Sulteng Zainal Abduh sebagai Plt Dirut. Namun demikian bukan berarti Zainal akan menjadi Dirut. ‘’Kalau Zainal ikut jadi tersangka, maka tidak bisa dipatenkan jadi Dirut,’’ katanya serius. Namun demikian ia mendukung jika Kejaksaan menuntaskan kasus ini termasuk menyelidiki indikasi penyalahgunaan di unit usaha lain seperti jasa pemborongan atau percetakan. (yar)

0 komentar:

Posting Komentar