Home | Looking for something? Sign In | New here? Sign Up | Log out

Sabtu, 08 Mei 2010

Toni Belum otomatis jadi Jago Golkar

Sabtu, 08 Mei 2010
Golkar Kota Palu
Turunkan Tim Survei

PALU – Walaupun memegang posisi kunci sebagai sekretaris partai dan wakil walikota, namun posisi Toni tidak serta merta menjadi calon walikota yang bakal di usung Partai Golkar pada pemilihan walikota nanti. Partai tidak memberikan prioritas pada orang perorang hanya karena posisi jabatannya di partai atau di pemerintahan.
Ketua DPD Golkar Kota Palu, Rusdi Mastura mengatakan, sejauh ini belum ada satupun satupun kader Golkar yang diunggulkan. Golkar juga kata dia tidak akan menjagokan kader-kader tertentu. ‘’Semua kader punya kesempatan yang sama untuk mencalonkan atau dicalonkan,’’ katanya diplomatis. Terkait peluang pencalonan Toni sebagai jago Golkar, Rusdi mengatakan, peluang wakil walikota Palu itu masih sama dengan kader-kader lainnya. sekalipun menyandang jabatan strategis di partai dan pemerintahah, tetapi peluangnya tetap sama dengan kader lainnya. ‘’Pak Toni belum tidak otomatis, ada mekanisme dan kita turunkan survey uuntuk mengukur elektabilitas,’’ jelasnya.
Ia mengatakan, Golkar kota Palu tidak akan mencalonkan figure yang sudah pasti kalah. Makanya, untuk mengukur sejauhmana tingkat keterpilihan calon yang bersangkutan, pihaknya sedang melakukan survey terhadap kader-kader Golkar yang mempunyai elektabilitas tinggi di masyarakat. ‘’Sekarang tim survey sudah jalan dan sudah berada di setiap kelurahan. Hasilnya tidak untuk dipublish,’’ elaknya. Tim survey tersebut katanya akan mengukur elektabilitas figure setelah itu akan dibawa di Musda Golkar yang rencananya akan digelar pada Desember mendatang.
Soal peluang dirinya untuk mencalonkan, Cudi panggilan akrabnya, mengaku tidak ingin mencalonkan lagi. Namun kalau realitas politik memungkinkan maka, ia tidak akan menyia-nyiakan peluang itu. ‘’Tapi itu masih di luar planning politik saya, semua tergantung dinamika partai dan rakyat Palu,’’ pungkasnya. (yar)

0 komentar:

Posting Komentar