PALU – Walau sibuk konsolidasi politik di Jawa Timur, namun Ketua DPW PKB Sulteng Syamsuddin Pay mengaku tidak tetap mensolidkan konsolidasi PKB di Sulteng. Syamsudin Pay yang menjadi caleg di dapil Jatim I ini satu dapil dengan Ketua DPP PKB Muhaimin Iskandar.
Kepada Radar Sulteng, Syamsudin Pay mengaku, jarak yang jauh antara Jawa dan Sulawesi tidak menghalangi konsolidasi partainya di Sulawesi Tengah. Setiap hari katanya masih bisa memonitor setiap perkembangan PKB di seluruh Sulawesi Tengah. Pola kepemimpinan yang dikembangkan di PKB katanya adalah dengan mengedepankan system ketimbang perorangan. ‘’ Ada atau tidak ada, ketua di tempat tidak mempengaruhi jalannya roda organisasi. Namun demikian saya tetap melakukan koordinasi dengan teman-teman pengurus,’’ ujar Syamsuddin Pay.
Saat ini satu-satunya daerah yang belum mendapat konsolidasi dari wilayah adalah dapil Tolitoli-Buol. Ia menjanjikan dalam waktu dekat ini akan mendatangkan Ketua DPP PKB Muhaimin Iskandar roadshow ke sejumlah daerah di Sulteng.
Masih menurut Syamsudin Pay, pilihannya untuk menjadi caleg di Jawa Timur ketimbang menjadi caleg di Sulteng, sama sekali bukan karena pertimbangan pragmatis yakni kepentingan mengejar kursi. Namun sebagai kader partai dirinya harus patuh pada disain makro partai, sehingga ketika diinstruksikan menjadi caleg DPR RI di Jatim I, maka tidak ada pilihan lain kecuali tunduk pada perintah tersebut. ‘’Pilihan saya menjadi caleg Jatim, bukan karena pertimbangan pragmatis. Tetapi semata-mata karena perintah dari pimpinan partai,’’ katanya. (yar)
Rabu, 05 Mei 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar