f-yardin
Iskandar Nongtji
Pemprov Usulkan Perubahan Status Jalan
PALU – Terbatasnya dukungan dana APBD untuk pemeliharaan jalan provinsi di wilayah Sulawesi Tengah, membuat pemerintah provinsi angkat tangan. Saat ini pemerintah provinsi sedang melakukan negosiasi intensif dengan pemerintah pusat dalam hal ini Departemen Pekerjaan Umum terkait pengalihan sejumlah ruas jalan provinsi menjadi jalan nasional. Kepala Sub Program dan Perencanaan Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Sulawesi Tengah, Ir H Iskandar Nongtji MM, mengemukakan, total panjang jalan yang direncanakan akan dialihkan sepanjang 600 kilometer. Ruas jalan yang diusulkan dialihkan adalah ruas jalan Poso – Luwuk, di kota Palu khususnya sepanjang Jalur Dua (Mohammat Hatta – Moh Yamin) dan Jalan Emi Saelan. Menurut Iskandar sudah ada lampu hijau dari pihak Kementerian PU namun tidak semua bisa diakomodir.
Dikatakannya dengan dukungan APBD hanya Rp40 miliar pertahun, dana tersebut tidak mencukupi untuk pemeliharaan jalan provinsi yang panjangan mencapai 2.037 kilometer. Idealnya dengan jalan sepanjang 2.037 kilometer, dana pemeliharaan yang dibutuhkan sekitar Rp600 miliar pertahun. ‘’Karena dana yang tidak cukup, maka dari tahun ke tahun kualitas jalan provinsi di Sulawesi Tengah terus menurun. Sekarang kita coba untuk minta bantuan pusat, mudah-mudahan usulan ini disahuti,’’ katanya.
Bandingkan dengan ruas jalan nasional yang terdapat di Sulawesi Tengah, panjangnya 1.806 kilometer namun dana pemeliharaan yang teralokasi di APBN sebesar Rp460 miliar pertahun. Informasi terakhir katanya, kemungkinan pihak Dinas PU tidak bisa menyanggupi usulan pengalihan secara keseluruhan. ‘’Tapi pada prinsipnya, Departemen PU, mempertimbangkan usulan kita dan kemungkinan besar separuhnya disanggupi untuk dialihkan,’’ demikian Iskandar. (yar)
Kamis, 06 Mei 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar