PALU – Pemerintah provinsi Sulawesi Tengah membantah klaim Bupati Banggai, Drs Ma’mun Amir, bahwa dirinya tidak diundang dalan serahterima jabatan Sekkab Banggai Ismail Muid kepada penggantinya Plt Musir A Madja yang berlangsung di Palu (5/2) lalu. Kepala Bagian Protokol Pemprov Sulteng Drs Ridwan Mumu, M.Si mengatakan, tidak benar jika Pemprov tidak mengundang para pejabat di Kabupaten Banggai untuk menghadiri undangan serahterima jabatan Sekkab Banggai yang berlangsung di ruang Sekdaprov H Gumyadi itu. Menurut Ridwan, sebagai orang yang paling bertanggungjawab dalam kelancaran serahterima jabatan tersebut, pihaknya tidak mungkin melewatkan begitu saja, pihak-pihak yang dianggap berkompeten untuk hadir pada proses sertijab tersebut. Undangan untuk menghadiri setijab diserahkan melalui petuga di perwakilan Mess Pemda Banggai yang terletak di Jalan MT Haryono - Palu Timur. ‘’Kami juga mempunyai tanda terima yang menandakan bahwa surat tersebut sudah diterima oleh petugas di Mess Pemda,’’ sanggah Ridwan.
Pihaknya terpaksa harus memberikan undangan melalui perwakilan Pemkab Banggai di Palu, karena waktunya sangat mendesak. ‘’Tidak mungkin dengan waktu yang sangat mepet, undangan diantar langsung oleh ke Luwuk. Makanya kita mengirimkannya melalui Mess Pemda. Nanti perwakilan yang akan menyampaikannya ke pemerintah Banggai,’’ kritik Ridwan. Ada empat pejabat terkait yang diundang untuk menghadiri sertijab tersebut. Yaitu, Bupati Banggai Ma’mun Amir, Ketua DPRD Banggai Djar’un Sibay dan dua pejabat eselon II lainnya, Kepala BKD Banggai Drs Damri dan Kepala Inspektorat Banggai Drs Semuel.
Ridwan mengaku kaget membaca keterangan Bupati Banggai Ma’mun Amir di media massa, bahwa dirinya tidak diundang. Pihak protocol kata Ridwan lagi telah memperoleh kepastian dari petugas penerima undangan di Mess Pemda Banggai, bahwa undangan tersebut sudah dikirim melalui facsimile ke Pemda Banggai. ‘’Itu berarti undangannya sudah sampai di Luwuk,’’ ketusnya.
Sementara itu Kepala Perwakilan Pemda Kabupaten Banggai, Efer membenarkan bahwa dirinya telah menerima undangan sertijab untuk empat pejabat pada Rabu (4/2). Pada saat yang bersamaan surat tersebut juga langsung di faks ke Luwuk. ‘’Alternatifnya memang harus difaks, kalau diantar langsung kan tidak sempat,’’ katanya. (yar)
Rabu, 05 Mei 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar