Home | Looking for something? Sign In | New here? Sign Up | Log out

Kamis, 06 Mei 2010

Pakaian Dinas Anggota Dewan Diusulkan pada APBD-P

Kamis, 06 Mei 2010
Pakaian Dinas Anggota Dewan Diusulkan pada APBD-P

PALU – Tidak seperti siswa baru yang harus menyiapkan seragam sekolah sendiri, para anggota dewan baru hasil Pemilu 2009, tidak perlu repot-repot menyiapkan baju dinas. Sekretariat dewan, akan menyiapkan beberapa jenis pakaian dinas, mulai dari pakaian dinas harian dan pakaian dinas lapangan akan disiapkan. Pihak sekretariat dewan, seperti yang dijelaskan Sekretaris DPRD Sulteng Sahriar Labelo, soal pakaian dinas memang disiapkan oleh pemerintah. Hal ini telah menjadi tradisi selama ini. Tidak saja saat menjabat, setiap tahun para wakil rakyat yang terhormat ini akan mendapat beberapa setel pakaian. Sahriar mengatakan, pada APBD 2004, pemerintah memang belum memasukan anggaran untuk pakaian dinas para anggota dewan itu. Namun pada APBD-Perubahan (APBD-P) 2009 yang direncanakan akan dibahas pada Agustus 2009, atau sebulan sebelum anggota dewan yang lama meletakan jabatan, anggaran untuk pengadaan pakaian dinas anggota dewan segera dimasukan. Bagaimana dengan kendaraan dinas? Menurut Sahriar, sejauh ini belum ada wacana pengadaan mobil dinas untuk anggota dewan yang baru, termasuk kendaraan dinas untuk para pimpinan dewan.
Karena waktunya yang masih relatif jauh, pihaknya aku Sahriar belum memprioritaskan pengadaan pakaian dinas para penghuni baru kantor DPRD Sulteng. Saat ini katanya, dengan empat bulan tersisa, pihaknya terus menggencarkan penagihan uang rapelan anggota dewan yang diambil sebesar Rp90 juta perorang. Sejauh ini kata Sahriar belum ada anggota dewan, melunasi pengambilan dana rapelan tersebut. Namun ia tetap berharap pada saatnya nanti para anggota dewan tersebut akan memenuhi kewajibannya. Jika ada anggota dewan yang wanprestasi (ingkar janji), pihak secretariat dewan masih akan meneruskannya ke Depdagri. (yar)

0 komentar:

Posting Komentar