Home | Looking for something? Sign In | New here? Sign Up | Log out

Kamis, 06 Mei 2010

Nur Sihaka dan Purwaningsih Berpeluang Gantikan Pusadan

Kamis, 06 Mei 2010
Nur Sihaka dan Purwaningsih Berpeluang Gantikan Pusadan
PALU – Dua kade PPP yang pada pemilu 2004 menempati daerah pemilihan Sulteng VI Tolitoli-Buol berpeluang besar menggantikan almarhum Ali Pusadan yang meninggal beberapa waktu lalu. Wakil Ketua DPW PPP Sulteng H Armin Latjangki SE mengemukakan, Jumat 4 April pimpinan wilayah segera menggelar rapat untuk membahas rencana penggantian almarhum Ali Pusadan. Menurut Armin, berdasarkan aturan lama, proses PAW masih berdasarkan nomor urut caleg. Pada Pemilu 2004, almarhum Ali Pusadan menempati nomor urut 1 dan Ambo Masse berada di nomor urut 2. Namun kata Armin, yang bersangkutan sudah pindah di partai lain, sehingga pilihannya jatuh ke nomor urut 3 atas nama…….yang bersangkutan sebut Armin konon tidak bersedia karena factor usia. Kandidat PAW kemudian bergeser ke caleg nomor urut 4 atas nama Purwaningsih dan Nur Sihaka yang menempati nomor urut 5. Armin sendiri mengaku belum mengetahui siapa di antara dua caleg ini yang paling berpeluang. Namun dari informasi yang berhasil dihimpun Radar Sulteng di sejumlah petinggi PPP Sulteng, mereka lebih menjagokan Nur Sihaka yang saat ini tercatat sebagai caleg nomor urut 2 dari dapil Tolitoli-Buol. Menguatnya nama Nur Sihaka karena Wakil Sekretaris DPW PPP Sulteng itu dianggap merupakan salah satu motor penggerak partai berlambang Ka’bah itu. Nur sendiri tidak mau berspekulasi terhadap peluangnya tersebut. ‘’Saya tergantung kebijakan partai saja,’’ katanya pendek. Namun demikian jika partainya memercayakan dirinya mengemban amanah partai, Nur Sihaka mengaku bersedia mengemban amanah tersebut. Ia mengatakan, jika berdasarkan nomor urut, maka jatah PAW adalah caleg nomor 4 atas nama Purwaningsih. ‘’Jika Ibu Purwaningsih tidak bersedia barulah ke saya. Tapi semua tergantung pada keputusan partai,’’ demikian Nur Sihaka. (yar)

HR JUAMT.

0 komentar:

Posting Komentar