Home | Looking for something? Sign In | New here? Sign Up | Log out

Rabu, 05 Mei 2010

Bappeda Gelar Konsultasi Publik

Rabu, 05 Mei 2010
Untuk Tentukan Zonasi
Taman Nasional Lore Lindu///sub

PALU – Pemerintah provinsi terus melakukan berbagai upaya untuk mencari solusi untuk melestarikan Taman Nasional Lore Lindu (TNLL). Sebelumnya, telah beberapa kali dilakukan pertemuan dengan berbagai pihak guna menentukan zonasi TNLL, namun tidak pernah berhasil. Olehnya pada pertemuan konsultasi publik kali ini, diharapkan bisa menentukan kesepakatan baru untuk menentukan zonasi TNLL. Menurut Kepala Bappeda Sulteng Drs Rais Lamangkona MT, dengan adanya zonasi yang permanen, maka wilayah TNLL bisa dibedakan menurut fungsi dan kondisi ekologis, sosial, ekonomi serta budaya masyarakat.
Menurut Rais Lamangkona, sebelumnya penentuan zonasi TNLL sempat dillakukan oleh sejumlah lembaga dengan bekerjasama dengan pemerintah daerah. Namun karena masih dominannya tarik menarik kepentingan untuk memperebutkan sumbrdaya di TNLL membuat penentuan zonasi terhambat.
Konsultasi public yang digelar kemarin menurut Rais baru langkah awal. Kelak akan ditindaklanjuti dengan pertemuan-pertemuan berikutnya sebelum menyusun rumusan-rumusan untuk menentukan zonasi TNLL. Lanjut dikatakannya, keberadaan TNLL sangat vital tidak saja bagi Sulawesi Tengah khususnya kota Palu sebagai daerah tangkapan air, namun juga penting bagi Indonesia dan dunia. ‘’TNLL telah ditetapkan sebagai salah satu paru-paru dunia dengan kandungan sumberdaya yang terkandung di dalamnya. Olehnya eksploitas sumberdaya di TNLL harus dilakukan secara arif dengan memperhatikan kesinambungan ekosistem,’’ jelas Rais saat membuka konsultasi public yang berlangsung di ruang Kasiromu, Bappeda Sulteng Senin (9/2) kemarin.
Dalam konsultasi public tersebut, hadir sejumlah kalangan mulai dari perwakilan pemerintah dari Kabupaten Donggala, Kota Palu dan Poso-tiga wilayah yang masuk dalam kawasan TNLL serta kalangan LSM/NGO yang concern terhadap lingkungan. (yar)

0 komentar:

Posting Komentar