PDIP Minta Parpol Jangan Asal Klaim
PALU – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) meminta partai-partai untuk menahan diri, tidak memberikan klaim-klaim yang justru menyesatkan publik. Ia meminta semua parpol kontestan Pemilu menghormati proses perhitungan suara yang saat ini sedang berlangsung di PPK.
Politisi PDIP Regina Senduk kepada Radar Sulteng mengungkapkan, fenomena sekarang ini parpol-parpol berlomba-lomba memberikan klaim atas perolehan suaranya masing-masing. Terlebih, kata politisi yang juga seorang arsitektur ini klaim-klaim itu dilansir untuk melakukan pressure ke publik seolah-olah suara yang dilansir sudah sah. Padahal perhitungan resmi baru akan dikeluarkan KPU beberapa minggu kedepan. ‘’Ini sangat menyesatkan. Coba kalau klaimnya itu tidak betul lalu muncul gerakan protes dari pengikutnya kan yang rugi masyarakat. Akan ada gesekan di akar rumput disebabkan oleh elit-elitnya,’’ protes Regina dengan nada tinggi.
PDIP sebagai partai yang selalu mengedepankan kepentingan masyarakat di atas segala-galanya urai Regina tidak akan memberikan klaim-klaim yang cenderung membuat masyarakat bingung, walau PDIP sendiri katanya berpeluang mendapat satu atau dua kursi. Ia mengatakan, elit-elit parpol memberikan pelajaran kepada masyarakat untuk menggunakan saluran resmi yakni KPU sebagai institusi yang akan menentukan suara sah.
Memang kata Regina saat ini suara-suara PDIP belum terhitung di PPK. Sehingga kelihatannya PDIP masih dibawah. Ini karena suara PDIP yang banyak berada di kantong-kantong perdesaan masih belum terkumpul. ‘’Makanya terlalu dini jika ada parpol yang jauh-jauh hari sudah mengklaim mendapatkan 1 kursi lalu juga mengatakan menembus BPP,’’ katanya mengingatkan. (yar)
Kamis, 06 Mei 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar