PALU – Setelah melalui beberapa kali rapat, fraksi Partai Demokrat akhirnya merampungkan penempatan personel anggota fraksinya pada jabatan di sejumlah alat kelengkapan dewan. Setelah sebelumnya, ploting nama-nama untuk menempati kotak jabatan sempat beberapa kali menemui jalan buntu. Hal ini diakui oleh anggota fraksi Partai Demokrat (PD) DPRD Sulteng, Rusly Dg Palabi, bahwa penentuan nama-nama personel yang masuk dalam pimpinan alat kelengkapan dewan masih belum matang.
Sebelumnya, Ketua Fraksi Partai Demokrat, Lusy Shanti mengungkapkan, belum rampungnya nama-nama yang akan diplot pada empat kotak jabatan yang menjadi jatah fraksi Partai Demokrat karena masih harus dikonsultasikan dengan dengan pimpinan partai. Kemarin, empat kotak jabatan sudah terisi termasuk distribusi sembilan personel fraksi ke setiap komisi. Lusy mengatakan, hasil keputusan fraksi menyimpulkan, Mustar Labolo yang sebelumnya digadang-gadang menjadi pimpinan komisi III terpental dan harus digantikan oleh rekannya Nawawi S kilat. Nawawi salah satu orang dekat Achmad Yahya ini akan memimpin komisi pembangunan, walau sebenarnya mantan politisi PBB ini lebih sreg ke komisi I yang menangani bidang pemerintahan. Mustar sendiri harus menjadi anggota komisi II bersama Lusy Shanti yang diplot partainya menduduki dua jabatan sekaligus . Sebagai ketua fraksi dan wakil ketua komisi II. Mustar bukan orang baru di komisi yang membidangi anggaran ini. Pada periode 1999-2004, Mustar tercatat sebagai sekretaris komisi II yang kala itu bernama komisi C. Demikian pula dengan Nawawi yang pada periode sebelumnya pernah pula menjadi anggota hampir di semua komisi yang ada.
Sementara As’ad Lawali dan Sunarso hanya menjadi anggota komisi I. Di komisi IV yang membidangi kesejahteraan rakyat, ditempati Amrullah S Kasim Alhmahdali (PKPB) dan Rusli Dg Palabi PBR. Keduanya adalah partai yang bergabung dalam fraksi Demokrat. (yar)
Rabu, 12 Mei 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar