PALU – Wakil Ketua Timkada Pemenangan SBY-Budiono, Mustar Labolo membantah klaim Zainal Abduh yang mengatakan namanya dicatut oleg tim Timkada SBY-Budiono untuk masuk dalam barisan tim pemenangan daerah Sulteng. Mustar mengatakan, tidak benar jika Zainal Abduh tidak mengetahui namanya masuk dalam tim sukses SBY-Budiono.
Menurut Mustar, saat rapat pembentukan tim sukses yang berlangsung di Swiss BellHotel, Zainal Abduh ikut hadir, bahkan ia ikut berbicara. Termasuk kata Mustar, saat SBY mengundang semua ketua partai tingkat provinsi di Jakarta, Zainal Abduh ikut hadir bersama Ketua DPP PKPI Sulteng, HB Paliudju.
‘’Jadi tidak benar kalau Saudara Zainal tidah tahu. Beliau hadir kok dalam rapat-rapat pembentukan tim pemenangan SBY-Budiono,’’ tandas Mustar. Masuknya Zainal dalam komposisi tim pemenangan daerah, adalah konsekwensi dari jabatannya sebagai Sekretaris DPP PKPI Sulteng.
Namun Mustar menghargai sikap Zainal untuk menentukan sikap politiknya. Yang pasti katanya, dia harus memilih salah satunya. Jika Zainal memilih tetap bertahan di PD Sulteng, adalah sikap yang perlu dihargai. Di struktur tim pemenangan nasional (Timkanas) hal yang sama juga terjadi, bahkan mereka berasal dari BUMN besar. Seperti halnya Komisaris Pertamina Jend (Pol) Purn Sutanto yang kini sudah mundur dari tim sukses nasional SBY-Budiono. Menurut Mustar, hal seperti ini adalah hal yang lumrah sehingga tim tidak perlu menyikapinya secara berlebihan . (yar)
Sabtu, 08 Mei 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar