Home | Looking for something? Sign In | New here? Sign Up | Log out

Kamis, 06 Mei 2010

Investor Korea Garap Perikanan Kelautan

Kamis, 06 Mei 2010
f-yardin
KETERANGAN PERS-Gubernur HB Paliudju bersama Park Jung (tengah) didampingi salah satu penerjemahnya saat memberikan keterangan pers terkait rencana investasi di Sulawesi Tengah, Senin (13/4) kemarin
Investor Korea Garap Perikanan Kelautan
PALU – Di tengah keterbatasan infrastruktur pendukung investasi, namun Sulawesi Tengah masih dilirik investor dari luar negeri. Walau baru sebatas letter of intend sebelum melangkah ke momerandum of understanding (MoU) hingga MoA, namun masuknya investor Korea Selatan yang berencana menggarap perikanan, kelapa sawit dan pertanian, perlu diapresiasi. Kemarin sedikitnya 10 orang rombongan pemerintah setingkat provinsi di Korea Selatan menemui Gubernur HB Paliudju setelah sebelumnya mengikuti seremonial upacara peringatan HUT ke 45 Provinsi Sulteng di halaman kantor Gubernur Sulteng Jalan Ahmad Yani – Palu Timur-Palu.
Dalam keterangan pers bersama antara Park Jung Juung Gubernur Korea bersama Gubernur Sulteng HB Paliudju, Park Jung mengungkapkan komitmennya untuk menanamkan investasinya di Sulteng. menjawab pertanyaan Radar Sulteng terkait kendala investasi di daerah ini dalam hal ini energi listrik, Park Juung melalui salah satu penerjemahnya mengatakan kendala tersebut sudah diketahuinya. Namun ia tidak risau untuk mengatasinya menggunakan pembangkit listrik mandiri yang terbarukan. Merespons pertanyaan Radar Sulteng, terkait banyaknya investor yang hanya mengumbar janji lewat MoU lalu kemudian tidak menindaklanjuti rencana investasinya, Park Juung mengatakan, pemerintah Sulteng tidak terlalu khawatir. Pada saat bersamaan Gubernur Paliudju tampak tersenyum puas mendengar komitmen pemerintah korea tersebut. Paling tidak kata Park Juung, komitmen ini sudah diawali dengan LoI lalu meningkat pada tingkat ke agreement (MoA). Menyinggung tentang nilai investasi Park Juung masih enggan merinci lebih detail. Hanya saja katanya, khusus rumput laut pihaknya berencana akan melakukan budidaya rumput laut di wilayah Touna seluas 1.600 hektar. (yar)

0 komentar:

Posting Komentar