Home | Looking for something? Sign In | New here? Sign Up | Log out

Kamis, 06 Mei 2010

HUT Sulteng Menuju Rekor MURI

Kamis, 06 Mei 2010
HUT Sulteng Menuju Rekor MURI
PALU – Pemerintah Sulawesi Tengah ingin membuat warna lain dalam peringatan HUT ke 45 Provinsi Sulteng kali ini. Tidak ingin terjebak pada rutinias formal yang dilakukan saban tahun, Pemerintah Provinsi mulai menggagas agar bagaimana menu acara HUT masuk dalam rekor MURI (Musium Rekor Indonesia) pimpinan Jaya Suprana. Ketua Panitia HUT ke 45 Provinsi Sulteng ke Asisten III, Dra Hj Deri Djanggola mengatakan, upaya Pemda untuk memasukan salah satu menu acara dalam Rekor MURI, tidak terlepas dari keinginan pemerintah agar peringatan HUT lebih memasyarakat sehingga tidak sekadar milik pemerintah yang biasanya ditandai dengan upacara formal oleh para pejabat. Acara HUT yang diupayakan masuk MURI adalah Senam Massal Tari Madamba yang melibatkan 500 sampai 750 penari. Kalau jumlah ini bisa dipenuhi Insyah Allah kita undang MURI untuk mencatatkannya dalam rekor mereka,’’ kata Deri menjabarkan. Menurut Deri, Tari Madamba adalah tari kreasi dengan iringan lagu-lagu dari berbagai daerah di Sulawesi Tengah.
Masih terkait kegiatan HUT, selain Tari Madamba, akan digelar pula anjangsana ke Panti Asuhan, gerak jalan santai dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Tatura – Palu. Menurut mantan Kadis Sosial ini, agar kegiatan HUT ini tidak sekadar menjadi milik pemerintah provinsi saja, Gubernur Paliudju akan mengirimkan surat edaran kepada pimpinan daerah di kabupaten/kota untuk menggelar upacara peringatan HUT di daerahnya masing-masing. Untuk timing-nya diserahkan saja pada pemerintah setempat. Apakah akan diperingati tersendiri atau dirangkaikan dengan kegiatan lainnya. ‘’Kita ingin agar peringatan HUT seperti halnya peringatan HUT Proklamasi, di mana masyarakat luas ikut terlibat baik secara emosional maupun fisik. Makanya kita minta Pemda di daerah juga ikut merayakannya dengan warga setempat,’’ harap Deri.
Untuk anggaran penyelenggaraan acara HUT, menurut Deri pemerintah tidak mempunyai anggaran khusus. Pembiayaannya dilakukan secara fungsional pada SKPD masing-masing. Misalnya, jika Dinas Pariwisata sebagai leading sector Tari Madamba, maka pembiayaannya akan melekat pada instansi yang bersangkutan. Semangat peringatan HUT diarahkan pada dua tema pokok, yaitu sukses Pemilu 2009 dan sukses Inpres Percepatan Pembangunan Provinsi Sulawesi Tengah. (yar)

0 komentar:

Posting Komentar