Hasil Perhitungan Suara Sementara
Demokrat Klaim 5 Kursi, PAN 4 Kursi, PPP Berharap Raih 1 Kursi
PALU – Para pimpinan partai diliputi percaya diri yang sangat tinggi, partainya bakal meraih kursi signifikan di DPRD. Ini setelah para pimpinan partai itu melakukan rekap dari ratusan saksi yang diterjunkan di setiap TPS. Hasilnya Partai Demokrat Kota Palu, memprediksi bakal meraup lima atau enam kursi di DPRD Kota Palu. Asumsi itu didasari atas hasil rekapitulasi suara di tiga dapil. Menurut Ketua Partai Demokrat Kota Palu, Yos Sudarso Mardjuni, dari tiga dapil yang berada di kota Palu, baru perhitungan di dapil Palu Selatan yang berhasil dirampungkan. Di Palu Selatan Partai Demokrat meraih 6.000 suara, disusul Palu Barat 4.096 suara dan dapil Palu Utara/Timur 1.700 lebih. Untuk dapil Palu Utara/Timur katanya, masih ada beberapa kelurahan yang belum memasukan hasil rekapitulasinya. Jumlah tersebut katanya, kemungkinan masih bisa bertambah, sehingga Demokrat memprediksi bakal mampu meraih 6 enam kursi di DPRD Kota Palu. Tak hanya, Demokrat yang mempunyai rasa percaya diri tinggi, PAN Kota Palu juga demikian. Ketua PAN Kota Palu, Danawira Asri yang ditemui di data center PAN di Jalan Sungai Kinore, Ujuna Palu Barat Jumat (10/4) kemarin yakin partainya mampu mendulang 4 kursi atau bahkan lima kursi. Rinciannya, dapil Palu Barat berdasarkan rekap suara di TPS jumlah suara yang diperoleh 2.600 suara, Palu Utara/Timur 4.000 suara dan Palu Selatan untuk sementara mendapatkan 1.300 suara. Dengan jumlah perolehan tersebut PAN yakin bisa mendapatkan 4 atau bahkan lima kursi di DPRD Kota Palu.
Sedangkan PPP mencoba bersikap realistis. Ini karena dari data sementara, partai berlambang Ka’bah ini baru mengoleksi 3.000 suara dari dapil Palu Barat. Menurut Ketua DPC PPP Kota Palu, Andi Patongai dengan jumlah tersebut, pihaknya berharap bisa mempertahankan perolehan kursi yang diraihnya sejak beberapa edisi pemilu yakni 1 kursi dari dapil Palu Barat.
Di dapil dengan jumlah caleg terbanyak itu, Andi Patongai mengaku, trend perolehan suara partainya bissa meningkat seiring dengan belum masuknya data dari beberapa TPS. ‘’Ini sangat diperlukan agar perolehan 3.000 suara benar-benar safe untuk menjamin satu kursi ke DPRD Kota Palu,’’ kata Andi berharap.
Bagaimana dengan partai penguasa Golkar?. Partai Golkar memprediksi suaranya kursinya bakal terkoreksi antara 5 atau 2 kursi. Penurunan ini menurut Sekretaris Bappilu Golkar Kota Palu, Erman Lakuana, bukan karena Golkar kehilangan popularitas di mata konstituennya. Ada dua hal yang menjadi penyebab mengapa Golkar tidak mampu mempertahankan 15 kursi di DPRD Kota Palu. Pertama kata Erman, banyaknya partai membuat suara terdistribusi ke sejumlah caleg di 38 partai berbeda. Kedua, kurang optimalnya kinerja caleg dalam melakukan kegiatan-kegiatan di tingkat akar rumput. ‘’Dua hal inilah saya kira yang menjadi penyebab kenapa suara Golkar turun drastis. Tapi Golkar tetap dominan menguasai sekitar 30 persen,’’ katanya. Saat ini katanya jumlah suara yang masuk di pusat tabulasi suara DPD Golkar Kota Palu, baru 70 persen suara.
Sedangkan PDIP yang kemarin terlihat sibuk di BP Pemilu di Jalan Ahmad Yani Palu Timur, juga sibuk menginput data ke computer tabulasi. Namun demikian, PDIP belum memprediksi perolehan kursi untuk DPRD Kota Palu. Menurut Sekretaris Bappilu PDIP Kota Palu, Taufik Kamase, penghitungan baru saja dimulai sehingga akumulasi suara belum terlihat sama sekali. Namun Taufik mengatakan, ada beberapa permasalahan krusial yang dilanggar oleh PPS di sejumlah TPS. Misalnya, saksi PDIP maupun saksi dari parpol lainnya, tidak mendapatkan formulir C yang berisi sertifikasi penghitungan suara dan formulir C1 tentang laporan perhitungan suara. Akibatnya kata Taufik, saksi parpol termasuk PDIP tidak mendapat salinan jumlah suara di setiap TPS. Masih menurut Taufik rendahnya partisipasi pemilih juga mengindikasikan lemahnya kinerja KPU. Sebagai contoh, dirinya yang tercatat sebagai caleg PDIP nomor urut 4 dari dapil Palu Barat justru tidak terdaftar dalam DPT. (yar)
Kamis, 06 Mei 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar