Golkar Turun, Demokrat Naik
*Perolehan Kursi
di DPRD Sulteng
PALU– Pemilu 2009, adalah pemilu kelam dalam sejarah kehadiran Partai Golkar di Sulawesi Tengah. Jika dirunut ke belakang dalam dua edisi pemilu terakhir, Golkar selalu menguasai parlemen dengan perolehan suara yang cukup tinggi. Bahkan pada saat terpuruk, Golkar masih menunjukan dirinya sebagai partai yang patut disegani.
Pada Pemilu 1999, Golkar menguasai nyaris separuh kursi di DPRD Sulteng dengan 23 kursi. Berikutnya pada Pemilu 2004, Golkar masih menunjukan kekuatanya dengan mengemas 17 kursi. Namun pada Pemilu kali ini, Golkar seolah dibuat tak berdaya oleh pesaing-pesaingnya.
Di sejumlah daerah yang menjadi basis Golkar dimana bupati dan walikotanya berasal dari kader Golkar bahkan tidak mampu mempertahankan dominasinya. Sebut misalnya Donggala yang sebelumnya mendulang 4 kursi kini melorot menjadi hanya 2 kursi. Hal yang sama juga terjadi di daerah-daerah basis Golkar lainnya.
Pada pemilu legislatif 2009 ini Partai Golkar memastikan meraih 9 kursi dari enam dapil yang ada di Sulawesi Tengah. Dengan rincian 2 kursi di dapil Sulteng II, Sulteng IV dan Sulteng V dan satu kursi di dapil Sulteng 1, Sulteng III serta Sulteng VI.
Perolehan 9 kursi ini hampir dipastikan diperoleh Partai Golkar, mengingat rekapitulasi suara saat ini tinggal menyisakan dua wilayah yakni Kabupaten Morowali dan Bangkep. Di dua wilayah ini, Golkar bahkan mendulang suara signifikan, melalui caleg-calegnya, Busta Kamindang di Bangkep dan Zainal Abidin di Morowali.
Jika kursi Golkar menurun, Partai Demokrat malah naik perolehan kursinya. Pada pemilui 2004 PD hanya tiga kursi, maka tahun 2009 naik menjadi enam kursi. Setiap dapil PD mengirim masing-masing 1 wakilnya ke DPRD Sulteng.
Kemudian PAN mengirim 4 wakilnya ke DPRD Sulteng masing-masing dari dapil Donggala, Buol-Tolitoli serta Poso dan Banggai-Bangkep. Disusul PKS yang sukses mendulang empat kursi dari dapil Kota Palu, Parimo, Banggai-Bangkep dan Donggala.
Hal yang sama juga ditunjukan PAN. Walau sempat dirundung masalah perpecahan, di internal partai namun partai di pimpinan Plt Hadi Djamal ini sukses mendongkrak perolehan suaranya melebihi Pemilu 2004. PAN sukses mendulang suara dari Kota Palu, Tolitoli-Buol, Poso dan Bangga-Bangkep. Kemudian ada juga PDIP yang memperoleh empat kursi sekaligus mempertahankan eksistensi fraksinya yang ada di DPRD Sulteng saat ini.
Kelima partai tersebut bakal berebut kursi pimpinan dewan untuk periode 2009-2014. Sesuai Undang-Undang Susduk DPR-DPRD fraksi yang sedang digodok di DPR RI partai yang berhak mencalonkan menjadi pimpinan dewan adalah fraksi utuh, bukan fraksi dari gabungan parpol.
DPR RI
Dua partai besar Partai Golkar dan Demokrat terus memimpin perolehan suara untuk DPR RI. Sejak pleno rekapitulasi suara di tingkat KPU Sulteng dibuka 23 April lalu, perolehan suara dua partai ini bersaing dengan selisih sangat tipis.
Kemarin (30/4) KPU Sulteng telah merampungkan penghitungan suara untuk delapan kabupaten. Golkar tetap unggul tipis dengan selisih 7 ribuan suara. Untuk sementara Golkar memimpin dengan 206.477 suara dan Demokrat 198.544 suara.
Dengan menyisakan dua daerah, Bangkep dan Morowali diperkirakan Golkar masih terus memimpin. Di bawah Golkar dan Demokrat, PKS menguntit di posisi ketiga dengan perolehan suara 100.987 suara. Berikutnya ada PDIP dengan torehan angka 74.552 suara diikuti PAN yang mengemas 68.127 suara.
Sedangkan untuk caleg suara tertinggi ditempati Muhiddin dari Partai Golkar dan Adhyaksa Dault dari PKS yang sama–sama mengumpulkan 72 ribu suara lebih. Gladys Verna Inkiriwang yang sebelumnya memimpin perolehan suara untuk DPR RI merosot ke posisi tiga dengan raihan angka 50.319 suara.
Lonjakan suara Adhyaksa dan Muhiddin diperoleh setelah KPU melakukan rekapitulasi suara untuk wilayah Kota Palu dan Kabupaten Banggai. Yang mengagetkan, adalah perolehan suara untuk di internal PDIP. Rendy Lamadjido calon incumbent yang sebelumnya terus memimpin perolehan suara didepak oleh rekannya yang menghuni nomor urut 6 atas nama Dr Setyana Widjaya.
DIWARNAI PROTES
Seperti yang sudah-sudah hasil rekapitulasi suara di KPU Provinsi Sulteng masih terus diwarnai protes. Kali ini giliran caleg PKB Yosef Ibrahim yang melancarkan protes kepada penyelenggara Pemilu itu. Sesaat setelah pleno rekapitulasi suara yang menghadirkan KPU Kota Palu rampung, Yosep langsung mengajukan protesnya.
Ia meminta agar KPU membuka kembali kota suara di semua TPS di Sulawesi Tengah, menyusul hilangnya suara PKB untuk DPR khususnya di dapil Banggai dan Bangkep. Ia mengatakan, sesuai rekapitulasi suara di KPU Banggai maupun data saksi suara PKB mencapai 13 ribu lebih. Namun dalam rekapitulasi yang dilaporkan KPU Banggai tinggal 3.500 suara. “Saya minta KPU untuk menindaklanjuti pernyataan saya. Jika tidak saya akan menggelar demo memprotes sikap KPU,’’ ancamnya.
Hari ini Yosep menjanjikan akan menggelar demo dengan melibatkan massa pendukungnya. “Kita lihat saja nanti. Kalau KPU tidak bisa memenuhi tuntutan saya, nanti kita lihat apa yang terjadi,’’ ujarnya berapi-api. Aksi Yosep Ibrahim itu, sempat memacetkan arus lalu lintas di Jalan S Parman tersebut. (yar)
Lima Partai Diprediksi jadi Fraksi utuh
Perkiraan Parpol yang Dapat Fraksi Utuh
1 PARTAI GOLKAR (9 kursi)////////
Donggala 2 kursi (48.817)
Aminuddin Ponulele
Ridwan Yalidjama
Parimo 1 kursi (33.732)
Erwin Burase
Poso, Touna, Morowali 2 kursi (47.832)
Zainal Abidin Ishak
Yus Mangun
Banggai-Bangkep 2 kursi
Busta Kamindang
Nasir Djibran atau Nurita Dahliana Lalusu*
Tolitoli-Buol 1 kursi(34.223)
Mulyani Ladwan Tiangso
Dapil Kota Palu 1 kursi (27.177)
Vera Mastura Rompas S.Sos M.Si
2 DEMOKRAT (6 kursi)////
Donggala 1 kursi (20.945)
As’ad Lawali
Palu 1 kursi (22.553)
Lusy Shanti
Parimo 1 kursi ((17.123)
Nawawi Sang Kilat
Poso, Touna Morowali 1 kursi (38.224)
Henri Dende Kawulur
Banggai-Bangkep 1 kursi
Mustar Labolo
Tolitoli-Buol 1 kursi (12.372)
Sunarso
3 PAN (4 kursi)///////
Kota Palu 1 kursi (7.177)
Lutfi Lembah
Poso, Touna, Morowali 1 kursi (17.486)
Suprapto Dg Situru
Banggai Bangkep 1 kursi (10.623)*
Basri Sono
Tolitoli-Buol 1 kursi (8.719)
Yahya R Kiby
4 PKS (4 kursi)////
Kota Palu 1 kursi (10.564)
Zainuddin Tambuala
Donggala 1 kursi (10.986)
Sakinah Aldjufri
Parimo 1 kursi (12.537)
H. Andi Parenrengi
Banggai-Bangkep 1 kursi (6.503)*
Chandra Ilyas
5 PDIP (4 kursi)///
Donggala 1 kursi (11.429)
Syafrun Abdullah
Poso, Touna, Morowali (12.108)
Huismant Bram
Parimo 1 kursi (15.423)
Nyoman Slamet
Banggai-Bangkep 1 kursi (17.971)*
Sri Lalusu
* menunggu hasil rekapitulasi Kab. Bangkep dan Morowali
Perolehan sementara DPD////
Nurmawati D Bantilan: 91.284
Syaifullah Malonda: 70.393
Sudarto: 69.698
Faizal Saing: 64.642
Kamis, 06 Mei 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar