Home | Looking for something? Sign In | New here? Sign Up | Log out

Sabtu, 08 Mei 2010

Dinas Perhubungan Dinilai Hanya Manjakan Kontraktor

Sabtu, 08 Mei 2010
PALU – Penutupan ruas jalan kebun kopi yang saat ini sedang dalam perbaikan mulai dikeluhkan, pasalnya penutupan salah satu ruas paling padat itu, dinilai terlalu lama. Pihak kontraktor bersama dengan Dinas Perhubungan Sulawesi Tengah menyepakati untuk melakukan penutupan selama 4 jam guna memberikan kesempatan kepada pihak kontraktor untuk merampungkan pekerjaannya.
Jeda 4 jam tersebut dinilai terlalu lama karena memberikan dampak yang luas terhadap masyarakat yang selama ini menggantungkan kepentingannya pada ruas jalan tersebut.
Anggota Komisi III DPRD Sulteng, Soni Tandra mengungkapkan, komisinya sudah beberapa kali didatangi oleh masyarakat yang mengeluhkan lamanya penutupan ruas jalan tersebut. Soni mengaku pernah mendapati ada pasien dari Rumah Sakit Anutaloko Parigi yang hendak dirujuk ke RSUD Palu, terpaksa mengerang kesakitan di tengah hutan dan tidak bisa melanjutkan perjalanan karena jalan diblokir. ‘’Mestinya penutupan jalan cukup dua jam saja, sehingga waktunya tidak terlalu lama. Dulu saat pengerjaannya dilakukan oleh PT Bumi Karsa, jalan ditutup cukup dua jam saja, ternyata lancar saja. Pengguna jalan terlayani, kontraktor juga tidak dirugikan,’’ katanya.
Ia mengatakan kebijakan Dinas Perhubungan yang memberikan kesempatan kepada kontraktor untuk menutup jalan selama empat jam terkesan memanjakan kontraktor. (yar)

0 komentar:

Posting Komentar