Dapil Palu Selatan Terdistribusi ke 8 Parpol
PAN dan PKS Langsung
Ajukan Protes
PALU – Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Palu Selatan kemarin merampungkan hasil rekapitulasi perolehan suara parpol. Dari 38 parpol peserta Pemilu yang terdaftar di KPU Kota Palu, 30 partai di antaranya tidak berhasil mendapatkan kursi ke DPRD Kota Palu. Dari delapan parpol yang berhasil menembus ke DPRD Sulteng, tempat teratas ditempati Partai Golkar, dengan mengoleksi 10.030 suara untuk 3 kursi. Di tempat kedua, Partai Demokrat dengan koleksi angka 5.906 suara atau dua kursi. Di kursi keenam, ditempati PKS disusul PBR, PDIP, PDS dan PBB serta PKPB di kursi ke 11.
PAN yang pada Pemilu 2004 mendapat 1 kursi melalui Ishak Cae, kali ini harus merelakan kursinya diambil PKPB yang menyalip PAN di posisi ke 11. Demikian pula Partai Golkar yang pada Pemilu 2004 mendulang 6 kursi dari dapil Palu Selatan, harus menerima kenyataan dengan cukup 3 kursi. Demokrat malah mendapat tambahan 1 kursi menjadi 2 kursi dari dapil dengan jumlah pemilih terbanyak ini. Partai yang berhasil mempertahankan kursinya adalah PDS, PDIP dan PKS. Tiga suara Golkar dan 1 suara PAN yang hilang di Palu Selatan diambil oleh PBB, PKPB dan PBR yang masing-masing mengoleksi 1 kursi. Satu suara lagi diambil Partai Demokrat yang pada Pemilu kali ini menggondol dua kursi.
Pleno rekapitulasi yang dipimpin Ketua PPK Palu Selatan Fredi Paembonan itu diwarnai protes dari dua partai yang merasa dirugikan, yakni PAN dan PKS. PAN melalui salah satu saksinya, Mansur, mengajukan protes karena merasa dirugikan. PAN merasa kehilangan sekitar 200 suara di sejumlah TPS. Sedangkan PKS juga mengajukan keberatan karena dari tabulasi suara di PPK Palu Selatan, caleg PKS yang lolos ke DPRD Kota Palu adalah Ahmad Juaini. Namun dalam pleno rekapitulasi caleg PKS yang lolos malah caleg incumbent, Wiwik Jumiatul Rofiah.
Proses rekapitulasi suara yang berlangsung dalam pengawalan ketat aparat kepolisian. Selain saksi parpol, wartawan dan petugas PPK, tidak dibenarkan berada di dalam ruangan pleno yang digelar di aula kantor kecamatan Palu Selatan. Tak ingin kecolongan, aparat kepolisian memastikan bahwa yang berada di dalam ruangan adalah saksi parpol dan DPD yang dibuktikan dengan mandat dari partai atau caleg DPD yang bersangkutan. Ruangan terlebih dahulu dikosongkan, sedangkan saksi dipanggil satu persatu melalui pengeras suara. Suasana yang sebelumnya cair, tiba-tiba berubah sedikit tegang. Sementara para aktivis partai maupun simpatisan caleg yang sebelumnya memadati ruang pertemuan hanya bisa bergerombol di halaman sambil menyimak penjelasan dari ketua PPK.
Berkat kesigapan aparat, kekhawatiran adanya caleg yang menurunkan massa karena tidak puas dengan hasil rekapitulasi tidak terbukti. Hari ini berkas berita acara yang sudah ditandatangani PPK Palu Selatan akan diserahkan ke para saksi parpol, sebelum dibawa ke KPU Kota Palu untuk rekapitulasi suara di tingkat KPU. Dari hasil rekapitulasi di PPK Palu Selatan tercatat jumlah suara sah 42.620 suara. Tidak sah 1.961 suara dan jumlah pemilih 44.581 orang. berdasarkan jumlah suara sah, maka bilangan pembagi pemilih (BPP) untuk dapil Palu Selatan berada pada kisaran 3.800 suara. (yar)
Grafis/////////
Golkar: 10.030 suara
Muhammad Dj Wartabone
Zulfikar Lamakarate
Ishak Cae
Demokrat: 5.906 suara
Yos Mardjuni
Ernawati
PKS: 3.447
Wiwik Jumiatul Rofi’ah
PBR: 2.172
Ardjun Arubamba
PDIP: 1.922
Abdul Fatah
PDS: 1.743
Paat Jan Agus
PBB: 1.450
Iksan Khalbi
PKPB: 1.389
Amran Ismaun Hasan
Grafis///////
Lima Besar Parpol untuk DPRD Provinsi///
Golkar: 9.511
Demokrat: 8.343
PKS: 4.343
PDIP: 2.482
PDS: 2.385
Lima Besar DPD di Palu Selatan///
Nurmawati Bantilan: 4.748
Pdt Henriete Pandegirot: 3.588
Saleh Aldjufri: 3.571
Hardi D Yambas: 2.742
Sesi KD Sangkalia Mapeda: 2.143
Kamis, 06 Mei 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar