PALU – Pemerintah provinsi dan Muspida serta KPU dan Panwaslu terus mematangkan kampanye parpol yang berlangsung selama 21 hari berlangsung aman dan tertib. Kampanye terbuka dengan pengerahan massa yang dijadwalkan berlangsung 16 Maret sampai 5 April 2009 potensi gesekan massa lebih besar. Setidaknya itulah salah satu poin krusial yang dibahas dalam rapat antara Pemprov Sulteng yang diwakili Asisten I Setdaprov Drs Baharuddin HT, Muspida dan KPU bersama Panwaslu Sulteng yang berlangsung di ruang Asisten I, Selasa (3/2) kemarin.
Menurut Baharuddin HT, gesekan massa tidak hanya antarpartai yang bersaing pada pemilu, tetapi persaingan tajam juga terjadi di internal partai karena memperebutkan suara terbanyak. Konsekwensi ini menurut Baharuddin sebagai respons keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menganulir nomor urut untuk menentukan caleg terpilih. ‘’Fenomena ini telah dicermati oleh pemerintah. Olehnya para pimpinan parpol diminta komitmennya untuk mewujudkan kampanye damai,’’ pinta Baharuddin.
Gubernur sendiri katanya, sangat mengharapkan agar penyelenggaraan kampanye terbuka tidak menimbulkan konflik baik antarpartai maupun internal parpol. Namun dalam konteks ini katanya, pemerintah tidak akan melakukan intervensi dalam bentuk apa pun kepada parpol. Kepentingan pemerintah hanya kampanye berlangsung aman dan damai. ‘’Ini juga salah satu poin dalam visi misi Pak Gubernur,’’ ujar Baharuddin menambahkan. Sebagai orang yang mempunyai pengalaman dalam penyelenggaraan pemilu, Baharuddin mengungkapkan, menyusun jadwal kampanye untuk pemilu 2009 cukup repot dan njelimet. Pada pemilu 2004, mensikronkan jadwal kampanye cukup sulit, saat ini dengan jumlah parpol mencapai 38 buah ditambah dengana calon anggota DPD, maka kesulitan untuk menyusun jadwal kampanye akan semakin tinggi. Namun hal ini katanya merupakan kewenangan KPU Provinsi sedangkan pemerintah cukup menjadi fasilitator. Pada saatnya nanti, pemerintah dan KPU akan mengundang Muspida bersama dengan stakeholder pemilu menggelar pemilu damai. ‘’Ini sebagai wujud komitmen seluruh masyarakat khususnya aktivis parpol untuk mewujudkan pemilu damai,’’ demikian Baharuddin. (yar)
04514702955
Rabu, 05 Mei 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar