Home | Looking for something? Sign In | New here? Sign Up | Log out

Rabu, 12 Mei 2010

Program PNPM Parimo Berjalan Sukses

Rabu, 12 Mei 2010
DOK
Kemal Nasir Toana


PALU – Kabupaten Parigi Moutong terus mencatat sukses. Salah satunya adalah Program Pemberdayaan Nasional Mandiri (PNPM) Mandiri Perdesaan. Dari 17 kecamatan yang menyelenggarakan program PNPM, 11 kecamatan di antaranya telah merampungkan musyawarah antar desa (MAD) tahap ketiga, sedangkan sisanya akan merampungkan MAD tahap III sebelum pertengahan Desember.
Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Parimo, Drs Kemal Nasir Toana kepada Radar Sulteng mengungkapkan, secara umum program nasional tersebut berlangsung mulus. Semangat demokratisasi juga tampak dalam program ini, dimana masyarakat aktif sebagai perencana dan pengusul program yang akan dikerjakan di lingkungannya. ‘’Program ini kan sifatnya bottom up, masyarakat terlibat secara aktif mulai dari perencanaan, pengusulan hingga suksesnya kegiatan di wilayah masing-masing,’’ ujar Kemal yang saat itu didampingi Sekretaris BPMD Parimo, Drs Sudarmin Tombolotutu.

Kemal merinci, program PNPM tersebut umumnya berkaitan dengan kebutuhan masyarakat di desa. Seperti jalan desa, sarana air bersih, drainase, TK swasta dan PAUD serta Poskesdes dan MCK. Yang menggembirakan katanya, semangat yang terkandung di balik proyek berbasis partisipatif ini tercapai dengan baik, yakni memberikan kesadaran kepada masyarakat untuk terlibat aktif dalam setiap pembangunan yang ada di desanya. ‘’Inti proyek ini kan di situ, terjadi proses demokrasi yang dinamis mendiskuskikan, merancang hingga membangun infrastruktur di wilayahnya. Dengan demikian mereka juga mempunyai rasa memiliki terhadap fasilitas desanya,’’ ungkap Kemal panjang lebar.
Ini terlihat di salah satu desa, terdapat kegiatan fisik yang anggarannya melebihi pagu. Setelah melalui rapat, masyarakat setempat sepakat untuk memberikan talangan hingga proyek tersebut rampung. ‘’Ini yang menggembirakan. Kalau seperti ini maka akan muncul kesadaran dari warga setempat untuk menjaga fasilitas bersama itu,’’ katanya bangga. Memang kata dia, kabupaten Parimo ada salah satu program PNPM tepatnya di kabupaten Ampibabo yang bermasalah. Namun saat ini sudah ditangani dan diposes sesuai dengan aturan yang berlaku. Namun secara umum, proyek PNPM di Parimo tersebut mencatat sukses. (yar)

0 komentar:

Posting Komentar