Home | Looking for something? Sign In | New here? Sign Up | Log out

Sabtu, 08 Mei 2010

Caleg Terpilih Pertanyakan Seragam Dinas

Sabtu, 08 Mei 2010
PALU – Belum dilantik, para anggota dewan terpilih sudah bersuara lantang. Kali ini yang disoroti bukan terkait kepentingan orang banyak melainkan soal seragam dinas caleg terpilih, karena tidak dimasukan dalam anggaran APBD 2009. Itu berarti, 37 caleg terpilih DPRD Sulteng yang akan dilantik dan diambil sumpahnya pada 26 September mendatang harus menjahit sendiri jas dan kebayanya sembari menunggu seragam dinas dari APBD yang anggarannya baru akan dimasukan pada APBD perubahan 2009.
Pengakuan Kabag Perundang-undangan Sekretariat DPRD Sulteng, Siti Dahlia SH, soal tidak adanya anggaran pengadaan seragam dinas untuk DPRD periode 2009-2014 menurut Suprapto Dg Situru, caleg terpilih Partai Amanat Nasional asal daerah pemilihan Poso- Morowali Touna, tidak bisa diterima akal sehat.
Walau tidak mengharapkan baju dinas dari APBD, namun menurut Suprapto alasan pihak Sekretariat Dewan, sepertinya sangat tidak masuk akal. Bahkan ia menilai, kalau pernyataan Siti Dahlia benar, maka pimpinan maupun sekwan tidak tanggap dan keliru dalam melakukan ploting anggaran. Pasalnya, kata Suprapto, PP Nomor 24 dan direvisi PP 37/2005 hingga revisi PP Nomor 21/2007 tentang kedudukan, protokoler dan anggaran dewan, telah memberikan ruang untuk pengadaan hal-hal seperti ini dan sudah diatur dengan gamblang. Yang menjadi pertanyaan katanya, mengapa saat pembahasan APBD 2009 soal perlengkapan dewan tidak dimasukan dan baru dibahas pada APBD perubahan. ‘’Kalo Ibu Dahlia bilang, tidak ada anggarannya, lantas bagaimana dengan aturan yang sudah mengatur soal itu. Apa mereka tidak tahu, ini menurut saya kurang masuk akal,’’ kritik Suprapto.
Berbeda dengan DPRD Sulteng, caleg terpilih di DPRD kota Palu justru sudah mendapat jaminan dari APBD Kota Palu, bakal mendapatkan seragam dinas serta pin emas. Anggota DPRD Kota Palu Yos Sudarso yang juga caleg terpilih dari Partai Demokrat mengatakan, semua caleg terpilih telah mendapatkan baju dinas. ‘’Aturannya ada, makanya jauh-jauh hari kita sudah anggarkan,’’ kata calon wakil ketua DPRD Kota Palu ini.
Sebelumnya, Kabag Perundang-undangan Sekretariat DPRD Sulteng Siti Dahlia mengatakan, saat ini belum ada anggaran untuk pengadaan seragam anggota DPRD Sulteng yang akan dilantik pada September nanti.
‘’Belum ada mata anggarannya untuk itu. Jadi nanti para anggota dewan baru masih menggunakan baju dinas yang dijahit sendiri,’’ ujar Dahlia saat ditemui di ruang Komisi 1 DPRD Sulteng. (yar)

0 komentar:

Posting Komentar