Adik Kandung JK, Konsolidasi di Palu
PALU – Walaupun pemilih di Sulawesi Tengah tidak seberapa jika dibanding dengan pemilih di Pulau Jawa, namun hal itu tidak mengurangi perhatian capres/cawapres JK-Win terhadap daerah ini maupun kawasan Indonesia Timur pada umumnya. Padahal pada 5 Juni lalu, Jusuf Kalla baru saja berkunjung ke daerah ini, namun kunjungan itu dianggap belum cukup. Jumat 12/6 nanti, JK kembali akan mengutus salah satu orang kepercayaannya, Halim Kalla yang juga adik kandung Jusuf Kalla berkunjung ke Sulawesi Tengah.
Menurut Koordinator Tim Kreatif Relawan Nusantara Sulawesi Tengah, Hari Aziz kedatangan Halim Kalla tersebut untuk melihat perkembangan terakhir relawan-relawan JK-Win di Sulawesi Tengah, serta berdialog dengan semua tim pemenangan JK-Win terkait apa yang telah dan akan dilaksanakan untuk memenangkan JK-Win di Sulteng.
Tak hanya berdialog dengan tim pemenangan, Halim Kalla yang saat ini dipercaya memegang kerajaan bisnis keluarga Kalla baik di Indonesia maupun di luar negeri direncanakan akan berdialog dengan masyarakat luas.
Lebih jauh Hari mengatakan, walaupun penduduk Sulteng hanya berkisar 2 juta lebih dengan jumlah pemilih sekitar 1,7 juta namun hal itu tidak lantas mengendurkan perhatian seorang JK terhadap daerah ini. ‘’Ini menandakan Pak JK adalah seorang negawaran. Ia bukan sekadar politisi yang hanya berfikir meraih kekuasaan,’’ tandasnya.
Menurut Hari, jika seorang JK hanya berfikir untuk mengejar kursi kekuasaan, maka Sulawesi Tengah dengan pemilih sekitar 1,7 juta tentunya bukan wilayah yang prioritas untuk digarap. Pasalnya, jika dibandingkan dengan provinsi Jawa Barat yang jumlah pemilihnya mencapai 30 juta lebih, maka untuk Sulteng cukup hanya mengutus tim sukses atau cukup mengandalkan jaringan partai yang ada di sini.
Namun sebagai seorang negawaran, JK justru memberikan prioritas yang sama.
Saat ini katanya, ada pasangan capres/cawapres yang memprioritaskan hanya akan fokus pada 7 wilayah di Indonesia, karena 7 wilayah itu mewakili 70 persen populasi penduduk di Indonesia. Dari tujuh wilayah itu, Sulteng tidak termasuk di dalamnya. Padahal kata Hari, pendekatan semacam ini tidak saja keliru tapi juga tidak pantas jika dilihat dari aspek keindonesiaan. ‘’Apa bedanya kita di Sulteng dengan provinsi lainnya di Indonesia. Toh kita juga warga NKRI yang punya hak dan kewajiban yang sama. Jadi kalau ada capres yang hanya memprioritaskan wilayah lain lantas mengabaikan wilayah lainnya hanya karena persoalan jumlah pemilih yang sedikit, ini perlu dipertanyakan,’’ujar Hari sedikit tersinggung.
Direncanakan dialog antara Halim Kalla dengan tim pemenangan JK-Win yang terdiri dari Relawan Nusantara, Jaringan Palem 202, CR-27 serta organ-organ politik lainnya akan berlangsung di lapangan futsal Rajawali 28 yang merupakan Posko Relawan Nusantara JK-Win Sulteng. (yar)
Kamis, 06 Mei 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar