Home | Looking for something? Sign In | New here? Sign Up | Log out

Sabtu, 08 Mei 2010

Kongres Nasional BK Hadirkan Pimpinan BK Internasional.

Sabtu, 08 Mei 2010
PALU – Provinsi Sulawesi Tengah dan Kota Palu pada khususnya kembali mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah even bertaraf nasional. Kota Palu pada 16 – 19 Juli mendatang akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Kongres Bala Keselamatan. Penyelenggaraan kongres yang baru pertama kali digelar di Kota Palu itu menurut ketua panitia daerah Kongres BK Mayor Janeman R Usmani M.Th, sekaligus menandai 115 tahun kehadiran The Salvation Army alias BK di Indonesia dan 95 tahun kehadirannya di Sulawesi Tengah tepatnya 1913. Di Indonesia BK hadir pada 1894 di Sapuran Jawa Tengah.
Menurut Mayor Janeman ada banyak agenda strategis yang akan dibahas pada Kongres kali ini, khususnya yang berkaitan dengan misi pelayanan BK terhadap pelayanan umat, khususnya kaum pedalaman yang selama ini tidak disentuh oleh peradaban moderen. Kongres ini sendiri ungkap Mayor Janeman sebagai bentuk ucapan syukur kepada Tuhan atas pencapaian usia 115 tahun melakukan pelayanan kepada umat. Selain itu, kongres ini sebagai aktualisasi BK dalam pelayanan umat tanpa diskrminasi.
Dan yang terakhir, kaitannya dengan posisi BK dalam membantu warga bangsa secara lebih nyata. Hal ini terlihat dalam misi pelayanan sosial yang dilakukan oleh BK, misalnya pendidikan, kesehatan, panti asuhan serta emergency service seperti bantuan bencana alam di Aceh dan Nias serta penanganggulangan bencana di daerah lain di Indonesia. ‘’Saat tsunami Aceh BK Indonesia mendirikan lebih dari 1000 unit rumah,’’ .
Terkait dipilihnya kota Palu sebagai penyelenggaraan kongres, menurut Mayor Janeman lebih pada sisi historis dimana BK selama 95 tahun berkiprah di wilayah ini telah memberikan banyak sumbangsih khususnya pembangunan masyarakat terpencil. Selain itu, ada ikatan emosional antara BK dan organisasi keagamaan di Sulawesi Tengah yang sudah terjalin sejak berpuluh tahun lampau. Olehnya tak heran jika secara nasional pihaknya memang menjadikan Sulteng konsetrasi utama. ‘’Selain aspek historis tadi, secara nasional konsentrasi kita ada di sini. Dimana umat BK lebih banyak berada di kota Palu dan sekitarnya,’’ ulas Janeman. Dari sekitar 60 ribuan umat BK di Indonesia, sekitar 70 persen di antaranya terkonsentrasi di Sulawesi Tengah khususnya kota Palu dan Donggala.
Ditempat yang sama, Ketua Panitia Pusat Kongres Nasional BK, Mayor Yusak Tampai mengungkapkan, misi BK bersifat holistik artinya tidak hanya melakukan pelayanan rohani umat tetapi juga melakukan aksi-aksi sosial. ‘’Pelayanan umat yang kami lakukan bersifat konfrehensif. Selain pelayanan ibadah di gereja juga ada aksi-aksi fisik. Ini berjalan bersamaan. Khusus aksi fisik diarahkan pada semua kelompok umat tanpa diskriminasi,’’ beber Mayor Yusak. Dalam menjalankan misi pelayanan pihaknya tetap bersinergi dengan pemerintah untuk membangun sumber daya masyarakat dan ekonomi di pedalaman.
Selain itu, kongres yang berlangsung empat hari tersebut juga akan mencatatkan Sulawesi Tengah dalam sejarah panjang perjalanan BK di Indonesia. Pasalnya, pada kongres ini akan ada pelantikan 19 opsir BK. Momentum ini jelas Mayor Yusak adalah momen sakral dan tidak pernah dilakukan selain di Jakarta. ‘’Palu adalah kota pertama dan terakhir. Pelantikan Opsir hanya akan dilakukan di Jakarta. Dan kota Palu akan mencatatkan sejarah baru dalam lembaran BK di Indonesia,’’ tandasnya.
Kongres ini juga menurut Mayor Janeman akan diisi dengan berbagai kegiatan diantaranya, pameran dan bazaar yang dipusatkan di pusat pendidikan BK di Jalan Touwa, seminar cendekiawan, pagelaran budaya nasional dan seminar khusus serta pelantikan/pengutusan rohaniawan BK. Hajatan ini rencananya akan dibuka oleh Dirjen Bimas Kristen Departemen Agama RI mewakili Menteri Agama H Maftuh Basuni. Sekitar 10 ribu umat BK akan hadir pada kongres ini yang dipusatkan di Lapangan Vatulemo – Walikota Palu. Sejumlah tamu penting dijadwalkan akan hadir diantaranya perwakilan BK dari negara sahabat. Bahkan Jenderal Paul A Rader dan Komisioner Ray Rader mewakili BK Internasional akan hadir pula. Dari pemerintah akan hadir Gubernur Sulteng HB Paliudju bersama Muspida, walikota dan unsure Muspida kota Palu serta para tokoh dari berbagai kalangan. (yar)

0 komentar:

Poskan Komentar